http://2.bp.blogspot.com/-ducLIz759xk/VQU4hvAiBuI/AAAAAAABN1Y/gGXi8YWb3z8/s1600/Main%2BArum%2BJeram,%2BWahyu%2BTenggelam%2Bdi%2BSungai%2BKreo%2BSemarang.jpg
Ilustrasi
Eman Suryono (41) warga Perum  Bumi Anugrah Sejahtera (BAS) Blok C2 No 26 RT1/3, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan ditemukan tewas pada pukul 14.20 WIB dekat jembatan besi Desa Srimur terbawa arus hingga 10 meter dari lokasi kejadian terbaliknya perahu.

Kapolsek Babelan Kompol Krinton Sitanggang membenarkan kejadian terbaliknya perahu eretan yang membawa 10 orang, terdiri dari 7 penumpang dan 3 Anak Buah Kapal (ABK).

"Perahu eretan itu membawa 10 orang, yang terdiri dari 7 penumpang, dan 3 ABK, serta 3 sepeda motor isi perahu ini," kata Krinton Sitanggang. (4/5/2015)

"Lebar sungai itu sekitar 30 meter, dan kedalamannya itu sekitar 5 meter, penyebrangan melalui eretan ini sudah menjadi tradisi warga Babelan," lanjutnya.

Krinton Sitanggang mengakui kesulitan anggotanya pada saat mengumpulkan keterangan di tempat kejadian, termasuk berapa jumlah pasti penumpang yang menaiki perahu tambangan tersebut saat kejadian.

Polsek Babelan dan warga pun bersama-sama mencari barang-barang yang tenggelam di Kali Bekasi, dan diketemukan 3 sepeda motor. Dan salah satu pemilik motor itu hingga sekarang belum diketemukan.

"Pemilik kendaran yang belum diketemukan adalah Eman Suryono (41) warga Perum BAS Blok C2 No 26 RT1/3, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan," terangnya

Setelah itu, kata dia, Polsek Babelan melakukan upaya pencarian dengan dibantu partisipasi masyarakat. "Setelah itu kita melakukan upaya pencarian dengan dibantu oleh partisipasi masyarakat dan TIM SAR, serta Karang Taruna Bekasi,"katanya

Dari hasil pengembangan, korban ditemukan pada pukul 14.20 WIB di jembatan besi Desa Srimur terbawa arus hingga 10 meter dari lokasi kejadian, kata dia, korban dalam kondisi mengambang ditemukan oleh TIM SAR. (b)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Atas