banner atas

Spanduk-HUT-RI-Transparan-600x127

tidak ada posko banjir di kecamatan babelan

Musim hujan datang, tidak ada posko banjir di kecamatan babelan.

BABELAN-Lantaran diduga tidak merespon datangnya musim penghujan yang mengakibatkan banjir, Camat Babelan Suhup, dituding tidak peduli dengan masyarakat.

http://1.bp.blogspot.com/-jvY5hvohnyU/UU-uZiH-KII/AAAAAAAAAJg/0Uac31Z3M1k/s1600/DSC_3028.JPG
  
Seperti yang diutarakan Zebi, salah satu masyarakat yang tempat tinggalnya tepat dibelakang pasar babelan, menurutnya, kantor kecamatan babelan hanya berjarak kurang lebih 200 meter dari kampung kami, kami jadi bingung apa camat babelan tidak tahu apa masalah yang sedang menimpa kami. "Kami merasa heran pihak kecamatan belum juga ada yang meninjau ke tempat kami, sedangkan hujan yang sudah beberapa hari turun menyebabkan genangan air di wilayah tempat tinggal kami, "ujarnya.
  
Kami menduga penyebab utama banjir diwilayah kami akibat sampah pasar, karena tidak adanya tempat penampungan sampah dipasar tersebut. "Kami heran pasar sebesar ini kalah sama pos hansip yang di depannya ada tempat sampah, kok kenapa ada dinas kebersihan di pasar gak bisa melakukan hal itu, sehingga sampah yang berserakan dimana-mana menjadi penyebab banjir, "tuturnya.
 Dia menambahkan, lantaran seringnya kami terkena banjir kami sudah siap akan hal itu, namun pihak kecamatan babelan terkesan tidak siap akan datangnya musibah tersebut. "Aneh gak ada posko banjir atau pengecekan ke warga dengan turun langsung ke bawah untuk sekedar menanyakan, "ungkapnya.

Terpisah, Ahmad Suryadi (36), Pemerhati lingkungan mengatakan, kami sudah bertemu dengan camat babelan dan menanyakan kesiapan menghadapi musim penghujan, tapi anehnya camat babelan mengatakan bahwa hujan ini masih panjang, nanti saja baru diberi bantuan, dan ketika ditanya mengenai posko banjir dirinya kembali mengatakan, posko banjir adalah kantor kecamatan ini, "jelasnya.