banner atas

Spanduk-HUT-RI-Transparan-600x127

SANG SAKA MERAH PUTIH BERKIBAR DI GEDUNG JUANG



TAMBUN babelankotakita
GAMBAR GEDUNG JUANG 45 TAMBUN

.com-Gedung Juang 1945, yang saat ini menjadi kawah Candradimukanya Paskibraka Kabupaten Bekasi, tempat Latihan awal Paskibraka Kabupaten Bekasi sebelum berlatih di Plaza Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi di Kawasan Delta Mas.Kembali ke Gedung Juang, seperti halnya daerah lain di Indonesia.



Bekasi yang letaknya berdampingan dengan Ibukota Jakarta memiliki sejarah perjuangan melawan penjajahan yang tak kalah heroik. Perjuangan Rakyat Bekasi sempat diabadikan dalam puisi karya Chairil Anwar, Karawang Bekasi.



Menurut salah satu budayawan muda asal Desa Srijaya Kecamatan Tambun Utara,  Nasri Chevi (35) dia menceritakan yang menarik, Bekasi masih mempunyai gedung bersejarah peninggalan pra masa kemerdekaaan yang dikenal sebagai Gedung Tinggi yang yang terletak di Jalan Hasanudin No. 5, dekat dengan Pasar Tambun dan Stasiun Kereta Api Tambun. "Gedung Tinggi ini sekarang dikenal dengan Gedung Juang 45, "jelasnya.
Dikatakannya, bangunan ber-arsitektur neoklasik ini dibangun oleh tuan tanah Kow Tjing Kie pada tahun 1910.  Gedung Tinggi ini merupakan salah satu gedung bersejarah yang turut menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Bekasi saat revolusi fisik. "Ketika itu daerah Tambun dan Cibarusah menjadi pusat kekuatan pasukan Republik Indonesia (RI), "ujarnya.



Menurutnya, perlu diketahui oleh masyarakat, jelas dia, bahwa pada saat revolusi kemerdekaan, garis demokrasi yang memisahkan daerah RI dengan daerah kekuasaan Belanda yang terletak didaerah Sasak Jarang, yang sekarang menjadi perbatasan antara Kecamatan Bekasi Timur di Kecamatan Tambun yang merupakan perbatasan Kota Bekasi dengan Kabupaten Bekasi, "terangnya.



Dia menuturkan, akibat serangan bertubi-tubi pertahanan Pasukan Belanda ke Bekasi, dan Bekasi sering ditinggalkan. Mereka kemudian memusatkan diri kedaerah Klender Jakarta Timur. "Karena sering ditinggal, para pejuang Indonesia menjadikan Gedung Juang ini sebagai pertahanan  di Front Pertahanan Bekasi-Jakarta.(red)