polsek babelan

INFO

Martin anderson disemayamkan dibekasi

http://3.bp.blogspot.com/-EDQa8gY4bdU/UWpRaEehAGI/AAAAAAAAAXk/39XYyTT9ofE/s1600/narkoba.JPG 

Salah satu terpidana mati kasus narkoba asal Ghana, Martin Anderson alias Belo disemayamkan di Kampung Kaliabang Poncol Jalan Raya Tanggul Permata No 78 RT02/03, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara. Dari penelusuran Suara Bekasi diketahui, rumah tersebut sudah lama tak ditempati. Selain itu,rumah yang kini menjadi sebuah Klinik Pengobatan itu adalah milik kakak ipar bernama Bambang Slamet. Rumah tersebut telah ditinggalkan oleh Bambang kurang lebih dua tahun. Ketua RT setempat, Abdul Gofur membenarkan, bahwa salah satu keluarga dari istri terpidana mati itu pernah tinggal dirumah tersebut. 

"Dulu memang sempat ditinggali oleh kakak ipar pak Martin bernama Pak Bambang. Tapi, sekitar dua tahun lalu sudah dijual dan kini sudah dijadikan Klinik,"ujar Abdul Gofur, Rabu (29/30). Gofur mengaku, ia hanya mengenal sosok Bambang saja, sedangkan istri dari terpidana mati bernama Melanie ia tidak mengenalnya. 
"Saya nggak kenal sama Melanie, tapi saya kenal sama kakaknya, Pak Bambang yang sebelumnya tinggal dirumah ini," tandasnya. Mengenai kabar rencana pemakaman Martin, diakui Gofur, ia sudah mengetahuinya dari pihak kepolisian. Petugas penegak hukum itu, kata Gofur, telah memberitahunya sejak beberapa hari yang lalu. 

"Rencananya akan dimakamkan di TPU Perwira di daerah sini," ucap Gofur. Sementara petugas pemakaman Fauzi (29) membenarkan, Martin Anderson dimakamkan di Blok E4 Pemakaman Muslim TPU Perwira siang ini. Dia mengatakan lubang kubur sudah digali sejak Senin (27/4) kemarin, setelah ada permintaan dari tim Kejaksaan. 
"Lokasi kuburnya ada di Blok Islam, yakni Blok E4 Petak II Nomor 28," ujarnya Dijelaskan olehnya, lubang kubur yang digali berbeda ukurannya yang biasa digalinya. "Saya dikabari yang meninggal orang Nigeria makannya saya bedakan ukurannya. Panjang 2.2 meter, lebar 70 sentimeter dan kedalaman 150 sengtimeter," jelasnya. 
Selain itu, lanjut Fauzi, pihaknya telah menyipkan tenda tepat di atas liang lahat serta papan nama. "Papan nama itu terbuat dari kayu berwarna putih bertuliskan nama Martin Anderson (Surajuden Abiodunmoshod) lahir di Negeria 5 Mei 1961," terangnya.

Tidak ada komentar