banner atas

Spanduk-HUT-RI-Transparan-600x127

Giliran Emak- emak warga Desa Kedung Jaya, Tolak People Power dan harusnya berterimakasih kepada KPU

Dok Humas Babelan

BABELAN - People power didengungkan oleh beberapa pihak untuk menyikapi hasil pemilu 2019, seperti sekarang masyarakat ramai-ramai tolak seruan itu, seruan penolakan people power menggema dari penjuru negeri. Tidak terkecuali seruan ini datang dari kalangan Emak- emak warga Desa Kedung Pengawas. Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi. Senin (20/5/2019).

Emak Eny, mengatakan untuk menyikapi situasi yang berkembang pada hari saat ini, tentang pilpres dan pileg, nampaknya banyak pernyataan yang tidak sesuai dengan bukti. Oleh karena itu ajakan apapun yang istilahnya people power, itu jangan diikuti, itu hanya perbuatan yang mencoba menggiring atau membuat sebagian masyarakat untuk terbawa arus.

Menurutnya sangat Tidak tepat jika harus ada people power. Tujuannya untuk menekan siapa? Tahapan Pemilu sedang berlangsung hingga 22 Mei nanti, setelah ada pengumuman. Hendaknya kita menghormati hasil demokrasi pada 17 April 2019, lalu diadakan pemilihan secara serentak di Indonesia," ujarnya 

Eny dan Kurniasih, mengajak masyarakat Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, untuk bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada KPU dan Bawaslu yang telah menyelenggarakan tahapan pemilu dengan jujur, adil dan sukses," Mari saling menghormati, dan menghindari people power," Tegasnya.

Humas Babelan ( Anwar. SH ).