banner atas

Kapolres Morowali Kunjungi Pondok Pesantren di Hari Santri

Kapolres Morowali Kunjungi Pondok Pesantren di Hari Santri

Babelankotakita //MOROWALI , Dalam rangka Hari Santri, Kapolres Morowali AKBP Ardi Rahananto, SE., SIK., MSi. melakukan kunjungan silaturrahmi di Pondok Pesantren (ponpes) Masjid Tua Bungku Al-Fatah di Kelurahan Bahoruru Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Jum'at (22/10/2021)

Kunjungan Kapolres disambut oleh pimpinan ponpes Ustadz Maulana Irfan Hadadi bersama Ustadz Nur Salim dan pengurus pondok pesantren. Hari Santri kali ini mengusung tema,”Bertumbuh, Berkarya dan Berdaya”.

Dalam kunjungan itu Kapolres didampingi oleh Kabagsumda Polres Morowali AKP M. Mujito, S.Sos., personil Panit I Intelkam Polsek Bungku Tengah Aipda Muh Yusuf, dan personil Paurmin Bagsumda Bripka Luthfy Sofyan. Kehadiran Kapolres juga mendapat sambutan antusias dari para santri pondok pesantren yang berjumlah sekitar 135 orang.

Dalam kesempatan itu Kapolres menjelaskan, apa yang dilaksanakan selama ini tetap berusaha menjaga harmonisasi hubungan dengan segenap lapisan masyarakat. “Semoga silahturahmi ini menjadi berkah kita semua. Banyak manfaat dalam kehidupan pesantren, juga menimbulkan jiwa kepemimpinan dan kepedulian kita bersama. Saya harapkan para santri nantinya ada yang bisa jadi pimpinan, di negeri ini,”paparnya.

Kemudian lanjut Kapolres, “selama diberikan kesempatan dan kesehatan maka harus dijaga dan disyukuri. Untuk itu nikmat sehat harus dijaga dengan selalu menjaga imunitas tubuh dengan mematuhi prokes dan ikuti program vaksinasi. Kami mendukung program pemerintah, salah satunya kegiatan vaksinasi. Agar pandemi corona virus-19 cepat berlalu. Kepolisian akan selalu menciptakan situasi yang aman. Karena situasi yang aman adalah modal utama dalam menjalankan aktivitas ekonomi.”

Kemudian dalam menghadapi dunia informasi jangan mudah terhasut berita-berita hoax yang menyesatkan, “Masa depan adik-adik masih sangat luas dan panjang. Kami dari Kepolisian sangat berharap ada bibit dari pesantren yang bisa direkrut untuk ditugaskan di bidang rohaniwan. Dan tentunya melalui mekanisme yang sudah ditentukan oleh pihak kepolisian.” Maka dari itu para santri agar belajar yang tekun dan bagi yang ingin menjadi polisi nanti nya bisa lulus dalam perekrutan,” tandasnya.

Selanjutnya terkait dengan program percepatan vaksinasi maka peran masyarakat dari kalangan pesantren hendaknya bisa memberikan tauladan bagi masyarakat secara umum. “Kami menghimbau mana kala ada kebutuhan, sehubungan dengan vaksin sampaikan pada kami InsyaAllah kami fasilitasi,”Tandas Kapolres menghimbau.

(Ms)